Pengantar singkat untuk Penyair Robert Frost

Robert Lee Frost lahir di San Francisco, California pada tahun 1874. Ia dianggap sebagai salah satu penyair terbesar pada abad ke-20 dan telah diakui secara internasional. Dia diberi nama setelah Konfederasi Jenderal Robert E. Lee. Dia sangat terkenal karena penggambaran realistik kehidupan perdesaannya.

Ketika Frost baru 10 dia pindah dari San Francisco ke New England. Pekerjaan dan kepribadiannya tampaknya telah sangat dipengaruhi oleh rumah barunya, dan juga dipengaruhi serangkaian tragedi pribadi yang menimpa dirinya. Pada tahun 1895, Frost menikahi Elinor Miriam White, yang ia telah berbagi penghargaan perpisahan dengan di sekolah menengah dan yang merupakan inspirasi utama untuk puisinya sampai kematiannya pada tahun 1938.

Dalam kehidupan masa dewasanya, Frost hanya cukup sukses sebagai penyair yang diterbitkan. Didukung oleh publikasi puisi pertamanya ia mengusulkan pernikahan dengan teman sekelas SMA Elinor White pada tahun 1894. Pada saat itu ia menolak karena ia ingin menyelesaikan gelar sarjananya sebelum menikah. Tahun berikutnya dia meminta Putih lagi untuk menikahinya, dan setelah menyelesaikan studinya dia setuju.

Selama sembilan tahun, Frost bekerja di sebuah peternakan di New Hampshire sambil menulis puisi. Dia bukan petani alami, dan akhirnya kembali bekerja di bidang pendidikan. Keluarga memutuskan setelah beberapa tahun bahwa puisi Frost mungkin lebih baik diterima di Inggris dan pindah ke sebuah kota kecil di luar London pada tahun 1912.

Langkah ini terbukti menjadi langkah yang bijak, dan koleksi puisi pertama Frost diterbitkan di Inggris pada tahun 1913. Setelah memecahkan dunia kesusastraan, keluarga Frost pindah kembali ke Amerika selama Perang Dunia I. Frost memulai karir yang terkenal sebagai seorang penyair, dosen, dan guru di Amherst College.

Pada 1924, Frost memenangkan hadiah pertama dari empat hadiah Pulitzer untuk puisi. Dia menerima beberapa posisi mengajar tambahan di seluruh Amerika Serikat selama empat dekade berikutnya, dan dianugerahi gelar kehormatan di lebih dari 40 universitas. Pada tahun 1961 pada usia 86, Frost membacakan sebuah puisi di pelantikan Presiden John F. Kennedy.

Selama masa hidupnya, Frost akan menerima lebih dari 40 gelar kehormatan, dan pada tahun 1924, ia dianugerahi yang pertama dari empat Hadiah Pulitzer, untuk bukunya New Hampshire. Dia kemudian akan memenangkan Pulitzers Puisi yang Dikumpulkan (1931), SEBUAH Jangkauan Lebih Lanjut (1937) dan Pohon Saksi (1943).

Frost dianggap sebagai harta sastra karena gayanya yang konsisten dan kedalaman karya puisinya. Dia meninggal pada 1963 setelah menderita kanker prostat.